Rabu, 23 Mac 2016

Menjawab pertanyaan saat interview kerja tentang kelemahan Anda

pertanyaan saat interview kerja dan jawabannya adalah salah satu hal yang paling dicari di search engine terutama oleh para siswa/mahasiswa yang baru saja lulus. Pada intinya setiap pertanyaan ketika interview pekerjaan memang serupa, seperti memperkenalkan diri, dan kelemahan diri. Membicarkan  aspek kelemahan memang menjadi bagian paling sulit ketika interview kerja. 


Menjawab pertanyaan saat interview kerja tentang kelemahan Anda

Lalu apa yang harus Anda lakukan ketika muncul pertanyaan tersebut? Anda tetap harus menjawabnya dengan sedikit strategi. Berikut adalah empat jawaban umum untuk pertanyaan saat interview kerja mengenai kelemahan beserta jawaban alternatifnya.

Perfeksionis

Sebagai ganti dari jawaban “Saya adalah seorang perfeksionis”. Cobalah untuk lebih spesifik, sebab respon yang terlalu umum tidak berarti apa-apa bagi pewawancara, bahkan cenderung menjadi kontradiksi. Sebaiknya katakan bahwa Anda memiliki kecenderungan terlalu berorientasi pada detail di tempat kerja. Kemudian pikirkan proyek tertentu yang pernah Anda kerjakan dan jelaskan sebagai contoh.
Misalnya, ketika saya bertanggung jawab sebagai manajemen proyek, dan harus berhadapan dengan stakeholders yang jumlahnya lebih dari tiga orang. Saya cenderung sangat rajin untuk memastikan bahwa semua orang tahu perannya dalam proses ini dan bekerja dengan tujuan yang sama. Sebab begitu banyak hal yang harus dikerjakan, dan  sangat mudah bagi seseorang atau sesuatu untuk keluar jalur dari proyek ini.  Namun, saya mengakui bahwa gaya manajemen seperti ini tidak baik untuk semua orang karena mereka sebenarnya memiliki peran yang sama pada keberhasilan suatu proyek, sehingga biasanya saya bekerja agak dibelakang dan membiarkan yang lainnya mengambil peran inisiatif.

Workaholic

Sebagai ganti dari jawaban “Saya workaholic”. Cobalah untuk mengatasi kelemahan dengan jelas. Semisal dengan melihat CV Anda, dimana secara jelas telah terjadi kesenjangan pengalaman antara posisi yang dilamar dengan apa yang Anda ketahui. Jelaskan perbedaan tersebut dengan menyebutkan apa yang akan Anda lakukan untuk menutup kesenjangan tersebut.
Misalnya, ketika Anda melamar untuk posisi webinar production, sementara Anda berpengalaman sebagai event planner.  Saya tidak memiliki pengalaman memproduksi webinar skala besar, tetapi saya memiliki banyak pengalaman untuk merencanakan acara menarik dalam skala besar yang menggunakan teknologi baru, tetapi peran hanya mencari tahu bagaimana menggunakannya untuk berkolaborasi dengan audien langsung bukan sebagai platform utama audien. Mengenai kesenjangan tersebut, saya telah mengambil kursus tentang webinar. 

Membangun hubungan lebih baik

Sebagai ganti dari jawaban “Saya ingin memperbaiki kemampuan saya dalam membangun hubungan”. Cobalah untuk menyebutkan keterampilan non-esensial. Mulai dari sekarang Anda harus mengetahui keterampilan utama yang dibutuhkan suatu perusahaan ketika mencari pekerja, sehingga Anda bisa memilih keterampilan yang tidak dibutuhkan dari kualifikasi yang diinginkan. Kemudian jelaskan bagaimana Anda mengidentifikasi kelemahan Anda, tetapi Anda memiliki usaha untuk mengatasinya.
Misalnya, keahlian  dalam mempresentasikan produk dan membangun hubungan sangat penting untuk posisi sales. Saya menggunakan kedua keterampilan tersebut sebagai inti dari kesuksesan saya. Namun, dalam kesempatan yang lebih luas, saya ingin terus mengembangkan kemampuan saya, seperti mengetahui kepentingan pribadi calon pelanggan online, dimana saya tidak pernah ada pada bisnis berbasis online.

Tidak memiliki kekurangan

Sebagai ganti dari jawaban “Saya tidak memiliki kekurangan”. Cobalah untuk jujur karena setiap orang pasti memiliki kelemahan. Dengan mengatakan Anda tidak memiliki kelemahan artinya Anda menunjukkan bahwa Anda tidak bersedia untuk jujur pada calon atasan  Anda, bahkan mungkin diri Anda sendiri. Sebagai ganti dari jawaban jika Anda tidak memiliki kelemahan apapun, coba pilih salah satu jawaban tentang kelemahan yang sudah disebutkan di atas .
Anda  bisa menjelaskan kelemahan yang muncul hanya pada kesempatan tertentu, kelemahan yang jelas terlihat dari CV atau kelemahan yang melibatkan keterampilan non-esensial. Apapun Anda yang putuskan, sangat penting untuk mengatakan sesuatu kepada calon atasan Anda ketika diberikan pertanyaan saat interview kerja.
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

Tiada ulasan